PARKINSON.ID




PARKINSON & MOVEMENT DISORDER CENTER



Dengan melihat tingginya angka penderita Parkinson dan Kelainan pergerakan di Dunia, khusunya di Indonesia, kami berusaha untuk memahami apa yang di butuhkan oleh penderita Parkinson dan kelainan pergerakan di Indonesia.

Untuk itu dokter bedah saraf Surabaya Neuroscience Institute dan rumah sakit National Hospital bekerjasama mendirikan Parkinson & Movement Disorder Center dengan tujuan memberikan pelayanan yang optimal secara komprehensif dalam memperbaiki & meningkatkan kualitas hidup pasien Parkinson dan kelainan pergerakan.

Tim Dokter kami melakukan pengembangan keilmuannya dalam penanganan Parkinson & Movement Disorder, di berbagai Negara diantaranya, Tokyo women medical University Japan, Akademis medishcentrum (AMC) Amsterdam, University of Birmingham. Kami selalu berusaha mengupdate perkembangan pengetahuan dan tekhnologi yang berkembang di dunia, untuk dapat di aplikasikan di Indonesia. Afiliasi International membership : World Federation of Neurological Surgery, Wordl Society of Stereotactic and Functional Neurosrgery, movement disorder Society, World Institute of Pain, Congress Of Neurological Surgery, American Association of Neuroligcal Surgery.

Hingga saat ini tidak kurang dari 2000 pasien Parkinson & kelainan pergerakan sejak tahun 2013 telah kami layani. Dan kami terus berupaya dan belajar untuk selalu dapat memberikan yang terbaik untuk pasien dalam membantu memperbaiki kualitas hidup pasien.




PARKINSON DALAM ANGKA

ORANG


diperkirakan menderita Parkinson diseluruh dunia

KASUS


ditangani di National Hospital 2014-2019

PaSIEN

dioperasi di National Hospital 2014-2019


• Laki laki lebih banyak mengalami parkinson dari pada perempuan

• Berdasarkan usia, Jumlah pasien parkinson lebih banyak pada usia >50thn,
dan di temukan penderita parkinson usia paling muda 33thn

IKUTI INFORMAsI DAN BERITA TENTANG PARKINSON

PARKINSON

PENGALAMAN AHLI


av1

Parkinson adalah penyakit saraf yang memburuk secara bertahap dan memengaruhi bagian otak yang berfungsi mengoordinasikan gerakan tubuh. Akibatnya, penderita kesulitan mengatur gerakan tubuhnya, termasuk saat berbicara, berjalan, dan menulis. Walau tidak dapat diobati, Parkinson dapat dicegah. Berolahraga dan rutin mengonsumsi makanan kaya antioksidan dipercaya dapat mengurangi risiko sesorang terkena Parkinson.



LAYANAN PRIMA


av1

Gejala awal parkinson biasanya cenderung ringan dan tidak disadari oleh penderita. Terdapat 3 gejala utama yang dialami penderita Penyakit Parkinson yaitu tremor, gerak tumbuh melambat dan kaku otot. Penyakit Parkinson terkait dengan kerusakan atau kematian sel saraf di bagian otak yang disebut susbstantia nigra. Hal itu menyebabkan berkurangnya produksi dopamin sehingga gerakan tubuhpun melambat.


FASILITAS LENGKAP


av1

Ada beberapa metode penanganan Penyakit Parkinson. Metode penanganan yang dilakukan bertujuan untuk meredakan gejala dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Metode pengobatan yang dapat dilakukan berupa: Terapi suportif, seperti fisioterapi. Penggunaan obat-obatan, seperti antikolinergik dan levodopa. Prosedur bedah. Segera konsultasikan ke dokte ahlinya ketika gejala Parkinson muncul.


Deep Brain Stimulation (DBS)

Stimulasi otak dalam (DBS) adalah operasi untuk menanamkan alat yang mengirimkan sinyal listrik ke area otak yang bertanggung jawab untuk pergerakan tubuh. Elektroda ditempatkan jauh di dalam otak dan terhubung ke perangkat stimulator. Mirip dengan alat pacu jantung, neurostimulator menggunakan pulsa listrik untuk mengatur aktivitas otak.

Stereotaktik Brain Lesion (SBL)

Bedah otak stereotactic adalah prosedur bedah di mana lesi, seringkali tumor otak, dihilangkan dengan bantuan panduan gambar, yang sebelumnya diperoleh gambar (biasanya MRI) digunakan untuk memandu ahli bedah ke lokasi yang tepat dari lesi untuk memfasilitasi akurat jalur melalui otak dan pengangkatan aman dari jaringan abnormal.

Movement Disorder
(MV)

Gangguan gerakan adalah sindrom klinis dengan kelebihan gerakan atau kekurangan gerakan sukarela dan tidak sukarela, yang tidak terkait dengan kelemahan atau kelenturan. Gangguan gerakan identik dengan ganglia basal atau penyakit ekstrapiramidal. Gangguan gerakan secara konvensional dibagi menjadi dua kategori utama – hiperkinetik dan hipokinetik.

DOKTER SPESIALIS PARKINSON NATIONAL HOSPITAL SURABAYA

PARKINSON
av1

dr. Achmad Fahmi Sp.BS(K)Func.


Parkinson adalah penyakit saraf yang memburuk secara bertahap dan memengaruhi bagian otak yang berfungsi mengoordinasikan gerakan tubuh. Akibatnya, penderita kesulitan mengatur gerakan tubuhnya, termasuk saat berbicara, berjalan, dan menulis. Walau tidak dapat diobati, Parkinson dapat dicegah. Berolahraga dan rutin mengonsumsi makanan kaya antioksidan dipercaya dapat mengurangi risiko sesorang terkena Parkinson.



av1

dr. Heri Subianto SpBS(K)Func.


Gejala awal parkinson biasanya cenderung ringan dan tidak disadari oleh penderita. Terdapat 3 gejala utama yang dialami penderita Penyakit Parkinson yaitu tremor, gerak tumbuh melambat dan kaku otot. Penyakit Parkinson terkait dengan kerusakan atau kematian sel saraf di bagian otak yang disebut susbstantia nigra. Hal itu menyebabkan berkurangnya produksi dopamin sehingga gerakan tubuhpun melambat.


av1

dr. Nur Setiawan Suroto SpBS (K)Vasc.


Ada beberapa metode penanganan Penyakit Parkinson. Metode penanganan yang dilakukan bertujuan untuk meredakan gejala dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Metode pengobatan yang dapat dilakukan berupa: Terapi suportif, seperti fisioterapi. Penggunaan obat-obatan, seperti antikolinergik dan levodopa. Prosedur bedah. Segera konsultasikan ke dokte ahlinya ketika gejala Parkinson muncul.


KOMUNITAS PARKINSON INDONESIA


Snow


APPOINTMENT



Footer With Address And Phones
Start chat
1
Halo Dokter,
Nama : ...
Telepon : ...
Mohon informasi dan update mengenai penyakit Parkinson
Powered by