Apa itu Brain Lesion Stereotaktik ?

  • Salah satu teknik pembedahan pada kepala dengan menggunakan metode minimal invasif, serta mempunyai tingkat keamanan yang lebih tinggi di bandingkan dengan metode pembedahan secara konvensional.
  • Tindakan ini menggunakan alat khusus yang di namakan frame stereotaktik, fungsinya untuk mendapatkan taget yang akurat dalam proses pembedahan sehingga meminimalisir terjadinya resiko komplikasi.
  • Proses dari tindakan ini yaitu dengan membuat lesi pada sel didalam otak yang ditentukan melalui gelombang panas yang dihasilkan oleh alat radiofrekuensi.
  • Metode ini sering kali digunakan pada pasien yang memiliki gejala Parkinson seperti : Tremor, Kekakuan/kelambatan, pasien dystonia.
  • Pada pasien dengan keluhan Tremor, tindakan ini dapat menjadikan kondisi pasien 90% menjadi lebih baik.
  • Pada pasien dengan keluhan Parkinson, tindakan ini dapat meringankan gejala dari parkinson sekitar 60% –  70%. 

Proses Tindakan Brain Lesion

  • Sebelum dilakukan tindakan ini, dokter bedah saraf akan melakukan observasi kondisi pasien untuk menentukan tindakan ini tepat atau tidak sesuai kondisi pasien saat ini.
  • Satu hari sebelum proses tindakan berlangsung, pasien sudah melakukan rawat inap dan akan dilakukan medical ceheckup kondisi pasien meliputi : Laboratorium, Foto MRI & Foto CTscan, cek kondisi jantung dan sebagainya..
  • Sebelum tindakan dilakukan, data hasil MRI dan CTscan akan diolah pada komputer dengan tekhnologi khusus untuk menentukan target titik yang akan dituju, sehingga meminimalisir resiko terjadinya komplikasi saat operasi berlangsung.
  • Pada saat tindakan operasi berlangsung, pasien dalam keadaan sadar dan diharapkan pasien dalam kondisi kooperatif, karena hanya dilakukan dengan menggunakan bius lokal.
  • Luka sayatan di kepala hanya 2-3cm, sedangkan lubang pada kepala hanya sebesar 1cm.
  • Proses operasi dalam kondisi sadar agar dokter dapat memantau kondisi pasien secara langsung, dan perubahan yang baik pada kondisi pasien dapat dirasakan langsung oleh pasien saat itu juga.
  • Proses operasi didalam ruang operasi secara normal hanya membutuhkan waktu 1,5 jam – 2 jam.Untuk rawat inap selama proses perawatan saat operasi membutuhkan waktu secara normal 4 – 5 hari.